Kamis, 18 Februari 2016

Ingin Merayakan Ultah Adik Sayangnya No Fulus

Aku punya adik kecil bungsu namanya Zaki WDP. Dia kelahiran 24 Februari 2012. Kalau terhitung di tahun 2016 ini, dia akan ultah yang ke 4 tahun. Zaki memiliki bulan lahir yang sama denganku. Kurang seminggu lagi tanggal 24 Februari 2016 akan datang. Aku baru terpikir kemarin-kemarin saat aku memiliki keinginan untuk merayakan hari ulang tahunnya, yah tidak besar sekedar kecil-kecilan atau sederhana saja, setidaknya dia bisa merasakan senangnya bagaimana itu jika hari lahirnya di rayakan. Rasanya ingin sekali aku bisa membuat perayaan ultah meskipun sederhana. Aku ingin lah sayangnya belum ada uang. Ingin sekali merayakan, yah seperti teman-teman yang biasa ia datangi. Menyiapkan undangan, undangan kepada teman-temannya yang dekat rumah, membeli kue ulang tahun, membuatkan kado untuknya, masak makanan untuk dibawa tamu undangan serta jajanannya. Bahagia mungkin adikku jika mendapatkan banyak kado ulang tahun dariku serta teman-temannya. Hemm, pengennya.

                
  Zaki itu anak yang hiperaktif. Tapi sayangnya nangisan alias cengeng. Yah biasalah, di keluargaku siapa sih yang gak cengeng. Maunya juga sama ibu terus. Aku sebagai mbaknya yang nomer satu yang sering di nomer duakan dan sering di aniaya. wkwk. Karena pergaulannya itu seusia anak-anak TK, SD jadinya dia terpengaruh dengan mereka dan akhirnya judgementnya keluargaku ke Zaki itu anaknya nakal. Yah gimana, semenjak tahu yang namanya uang, dia ingin jajan terus sambil bawa uang sendiri. Permainan apapun yang dipunyai atau dipegang teman-temannya, ia pun selalu menginginkannya. Mulai dari yang bermain kelereng, layang-layang, mobil-mobilan alias truk mainan, memancing sampai nangis gak berhenti pengen beli alat pancing, beli ikan dan makanannya, apa ya lupa namanya permainan yang dari kayu diputer pake tali, main kartu gambar-gambar animasi itu, suka hujan-hujanan, suka beli baju (biasanya yang ke tukang kredit baju pas lewat rumah) bahkan yang dia suka banget itu ngoleksi VCD jaranan kepang dan bantengan(beli berkali-kali, isinya ya sama aja itu-itu aja, di tonton terus gak ada bosannya), yah ini yang parah mainannya mah mecut, beli deh aksesorisnya dari jarannya, pecutnya, topengnya beh tiap di rumah aku yang selalu kena korban cambuknya. Sakit Zak. Wes pokoknya buanyak tingkahnya. Semua yang dia inginkan pasti diawali dengan tangisannya yang gak berhenti-berhenti. Karena faktor lingkungan, banyak orang dewasa yang justru mengajari, bukan hanya orang dewasa tapi lingkungan teman-temannya sendiri menjadikannya fasih untuk mengucapkan kata-kata khas dari Surabaya itu. Apa coba? hemm. Sebenarnya banyak tingkah yang sebenarnya itu lucu. Tapi lucunya kadang berlebihan akhirnya nyakitin dan gak lucu lagi karena keluar batas lucunya balita (ngomong apa sih)

                                      

Tapi kalau sudah di ajak rekreasi, kalau rekreasi sih mending masih ada hiburan, masih bisa enak ditonton. Kalau di ajak pergi ke luar kota seperti berkunjung ke saudara misal, bahkan di dalam kota pun, yah biasa yang dia cari adalah tetap home. Dia nyaman di rumahnya sendiri bukan kesana bukan kesitu. Dia terlalu nyaman berada di rumah karena di rumah memang tempat yang aman, apalagi banyak teman yang ia bisa bermain bersama sepanjang hari tanpa kenal lelah sampai lupa makan dan tidur siang. Yang tidak ia lupa yah jajannya karena sepanjang hari ada di luar rumah sementara setiap hari pasti banyak orang jualan yang selalu lewat di depan jalanan rumah. Ludes deh uang berapapun untuk jajan. Kalau sudah di luar rumah, maksudnya di luar lingkungan desa atau kotaku dia sangat pendiam kayaknya malas gerak dan hanya berusaha melihat aktifitas-aktifitas yang dilakukan orang lain sambil biasanya tiduran di tengah-tengah pintu (momen berkunjung ke sanak saudara di luar kota). Maunya hanyalah biar cepet pulang dan nangis terus sampai benar-benar waktunya pulang. Gak pernah betah ada di rumah orang, pokoknya harus rumahnya sendiri.

            Foto anak kecil memang lucu banget, tapi kalau uda gede hilang tuh gemes dan lucunya. Hiks. Jadi kangen masa-masa kecilnya. Sekarang karena uda lumayan ngerti jadi pengen buat dia seneng di hari ulang tahunnya. Pengen buanget ngrayain ulang tahunnya. Hem.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar