Mungkin
untuk sebagian orang menemukan orang yang tepat itu sangat sulit. Termasuk saya
sendiri yang mungkin tidak mudah mendapat kenyamanan dari seorang teman kecuali
memang aku sudah kenal betul bagaimana karakter teman tersebut. Mungkin saya
lebih menghindari dulu jika bertemu teman yang nyeleneh dan tidak memberikan
kesan di hati saya. Sebenarnya semua orang itu baik kok kalau kita mau bersabar
untuk bisa menerima sifat dan sikapnya teman dengan terbuka. Saya sering
menemukan orang-orang yang menyebalkan. Butuh waktu memang untuk memahami dan
mengenal betul karakternya. Seringnya, di awal-awal kenal memanglah saya sering
mendapatkan teman-teman yang menyebalkan tapi pada akhirnya saya nyaman berada
di sampingnya, mereka asik sebenarnya tapi kenapa saat kesan pertama mereka
selalu membuat kesal sehingga mengharuskan saya untuk seleksi teman.
Saat saya dulu masih sekolah, saya
adalah tipe anak yang suka jahil dengan teman. Bahkan sering saya membuat teman
menangis. Sehingga mereka yang menangis bertanya kepada saya, salah apa mereka
kepada saya sampai tega-teganya berbuat seperti ini. Saya dulu mungkin memang
sering membuat kesalahan dan menyakiti hati teman-teman saya. Menurut saya, menemukan
ribuan teman mungkin sangatlah mudah. Tapi yang membuat kita nyaman dan bahagia
itu susah. Lebih baik mempunyai beberapa orang teman yang memang membuat kita
nyaman daripada punya ribuan teman tapi dalam kerumunan dan keramaian itu, hati
kita malah merasa sepi. Saya masih ingat, dari MI,SMP,SMA pastilah ada teman
yang selalu saya buat nangis. Kejahilan saya itulah yang memang tidak bisa di
hilangkan. Kajahilan yang terus menerus saya lakukan itu pada akhirnya membuat
teman saya yang suka nangis itu menjadi tegar. Mareka pun kuat bahkan tidak
mempan lagi saya jahili karena mereka suka berani untuk memutuskan melawan
daripada tertindas. Disaat itulah saya sudah tidak lagi menjahili mereka karena
merekalah yang justru membuat saya sakit hati karena mereka sudah kebal dengan
apa yang saya lakukan.
Di balik kejahilan saya itu, saya
berusaha menemukan teman yang benar-benar namanya teman. Terbukti memang,
mereka yang dulu saya jahili sekarang menjadi sahabat saya. Saya nyaman berada
di dekat mereka. Sahabat itu yang berani menerima kekurangan kita, memaafkan
kesalahan kita dan dengan hati terbuka mau menerima kita apa adanya. Di dekat
sahabat itu membuat saya sangat nyaman dan bahagia. Mereka orang-orang hebat
yang mau menerima apa adanya saya. Segala kekurangan yang kita punya menjadi
bumbu dalam persahabatan kita. Saya orangnya sederhana jadi lebih nyaman dengan
orang-orang yang memang sederhana. Ingin rasanya saya bisa membalas jasa
sahabat-sahabat saya. Tapi saat ini saya belum punya apa-apa. Apa yang bisa saya
lakukan untuk mereka bahagia. Sekarang saja waktu dan jarak seolah memisahkan kami.
Saya ingin selalu berada di dekat mereka tapi itu tidaklah mungkin terjadi. Kita
sudah tumbuh dewasa, punya kewajiban dan tanggung jawab masing-masing. Jangan
mengira orang yang kita anggap menyebalkan akan selalu menjadi menyebalkan. Suatu
saat nanti kita tidak pernah tahu apa yang terjadi. Entah mereka malah menjadi
sahabat seperti ini, atau di saat susah orang-orang menyebalkan itu datang
mengulurkan tangannya untuk membantu kita atau lain sebagainya. Banyak rahasia
dalam hidup yang kita tidak pernah tahu.
Saya sangat berharap bisa memberikan
kebahagiaan untuk sahabat-sahabat saya. Salah satu tujuan perjuangan dalam
hidup saya adalah membalas segala jasa sahabat-sahabat saya serta teman-teman
yang sudah mau berjuang untuk proses panjang hidup saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar